Essai dan Artikel
Upacara ritual Gawe Beleq dan Mungut Lekong
| 2008-03-17
Judul : Upacara ritual Gawe Beleq dan Mungut Lekong
Daerah : Bayan, Lombok, Nusa Tenggara Barat
Tgl/bln/thn : 17-26 September 2002
Durasi : 33 menit
Available on Call
Komunitas Bayan atau juga dikenal sebagai komunitas Wektutelu yang konsentrasi di 83 km luar kota Mataram ini percaya bahwa ketiga peristiwa tersebut adalah bagian sangat penting dari siklus hidup yang mesti dilewati oleh setiap anak manusia; khusus nyunatang dipandang sebagai pertanda resmi masuknya yang bersangkutan menjadi Islam. Sejumlah orang memandang bahwa komunitas Bayan yang tersebar di sekeliling gunung Rinjani ini sebagai Islam yang belum sempurna, tetapi bisa jadi memang demikianlah watak kemusliman yang tak pernah tunggal; betapa pun Islam adalah pemaknaan dan artikulasi yang multivokal.
Tulisan Terkait
- Luka Ammatoa Masih Menganga
- Yang Beda Yang Dibungkam
- Dayak dalam Imajinasi Politik Elit
- Benturan
- “Saminisme” Petani, dan Hasrat Untuk Perubahan
- Khilafah Islamiyah: Mimpi Besar Yang Tak Mendasar
- Pengalaman dari desa Bombong:Dari Pertemuan, Pertemanan dan Ide Untuk Perubahan
- Kejahatan Hukum terhadap Masyarakat
- Ketika Pesantren Bersanding dengan Kesenian: Rekonsiliasi atau Islamisasi?
- Melepaskan Aliran Dari Jerat Sesat

